Drama Adu Penalti Warnai Final GDNL Season 2, PKLS Lipat Kain Selatan Keluar Sebagai Juara
Redaksi - Olahraga
Minggu, 24 Mei 2026 20:28 WIB
KAMPAR KIRI, RIAU (SN) — Turnamen sepak bola GDNL Season 2 Tahun 2026 resmi ditutup dengan meriah di Stadion Lokomotif Kenegerian Lipat Kain, Minggu (24/5/2026). Ribuan masyarakat memadati tribun stadion untuk menyaksikan partai grand final yang mempertemukan PKLS Lipat Kain Selatan melawan Panser Sungai Petai.
Laga final berlangsung sengit dan penuh tensi. Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga waktu normal berakhir. Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti, di mana PKLS Lipat Kain Selatan sukses keluar sebagai juara dengan kemenangan 5-3 atas Panser Sungai Petai.
Keberhasilan PKLS Lipat Kain Selatan disambut antusias para suporter dan masyarakat yang hadir. Gelar juara tersebut dinilai sebagai buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat juang tinggi yang ditunjukkan sepanjang turnamen.
Sementara itu, Panser Sungai Petai juga mendapat apresiasi atas penampilan impresif dan sportivitas yang ditunjukkan selama kompetisi berlangsung. Meski harus puas di posisi runner-up, tim tersebut dinilai tampil sebagai lawan tangguh hingga laga puncak.
Ketua Panitia GDNL Season 2, Dody Rasyid Amin SE, menyampaikan rasa syukur atas sukses dan lancarnya seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi masyarakat Kampar dan Kuansing.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Kami berharap turnamen ini dapat terus menjadi ajang persaudaraan serta memperkuat semangat sportivitas di tengah masyarakat,” ujarnya.
Mewakili unsur adat dan Yayasan Kenegerian Lipat Kain, Datuk Tanaro menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan sportivitas dalam setiap pertandingan.
“Bertandinglah dengan sportif, menang dengan rendah hati, dan kalah dengan lapang dada. Itulah nilai yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui Dirbinmas Kombes Pol Eko Budhi Purwono SIK yang disampaikan Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Zuhri Siregar S.Sos MH, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen yang berlangsung aman dan tertib.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kerukunan serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk larangan membuka lahan dengan cara dibakar.
Anggota DPRD Riau, Edi Basri, yang turut hadir pada acara penutupan, menilai olahraga memiliki peran penting dalam mempererat persatuan masyarakat. Pada kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan sebesar Rp18 juta untuk mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga.
“Olahraga adalah pemersatu. Mari kita jaga kebersamaan demi kemajuan masyarakat Riau,” katanya.
Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani SST, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama turnamen berlangsung.
“GDNL Season 2 membuktikan bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat masih sangat kuat. Pemerintah kecamatan tentu mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Forum Pemuda Kenegerian Lipat Kain, Angki Mei Putra SH, menyebut turnamen tersebut menjadi bukti bahwa generasi muda mampu bersatu dan berkontribusi positif bagi daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda bisa berkarya dan bersinergi untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Selain pertandingan final, penutupan GDNL Season 2 juga diramaikan dengan program Green Policing berupa penanaman pohon, pembagian penghargaan individu dan tim terbaik, serta hiburan musik yang menambah semarak suasana.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Ketua MUI Kampar Kiri. GDNL Season 2 Tahun 2026 pun berakhir sukses dengan meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya persatuan, sportivitas, dan kebersamaan di tengah masyarakat.(ilh)