Disdikpora Kampar Apresiasi Kritik Publik, Segera Cek Penggunaan Dana BOS SMPN 1 Kampar
Redaksi - Kampar
Kamis, 05 Mar 2026 14:45 WIB
KAMPAR (SN) – Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMPN 1 Kampar yang sempat viral di media sosial TikTok mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kampar.
Disdikpora Kampar menyampaikan apresiasi atas kritik dan perhatian masyarakat terkait dugaan tersebut. Kritik dinilai sebagai bentuk kepedulian publik terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana pendidikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kampar, Helmi, menegaskan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Menurutnya, setiap kritik akan menjadi bahan evaluasi guna memastikan pengelolaan dana pendidikan berjalan sesuai aturan.
“Kami menyampaikan apresiasi atas kritik yang disampaikan. Ini merupakan bentuk kontrol dari masyarakat agar pengelolaan dana pendidikan berjalan dengan baik. Tentu hal ini akan kita tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan langsung ke sekolah,” ujar Helmi, Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, untuk menindaklanjuti informasi tersebut, pihaknya segera menurunkan tim ke SMPN 1 Kampar guna melakukan verifikasi dan pengecekan terhadap penggunaan dana BOS yang dikelola pihak sekolah.
“Tim dari Disdikpora akan langsung turun ke SMPN 1 Kampar untuk melakukan pengecekan. Kami ingin memastikan apakah penggunaan dana BOS sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku atau tidak,” jelasnya.
Helmi menegaskan, dana BOS merupakan anggaran negara yang diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan, termasuk kebutuhan operasional sekolah seperti pengadaan alat pembelajaran, pemeliharaan sarana dan prasarana, hingga kegiatan pendukung proses belajar mengajar.
Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
“Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran atau penyalahgunaan dana, tentu akan ada tindakan sesuai aturan yang berlaku. Namun saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim di lapangan,” tambahnya.
Selain itu, Helmi mengimbau seluruh kepala sekolah di Kabupaten Kampar agar berhati-hati dan transparan dalam mengelola dana BOS. Ia menekankan pentingnya keterbukaan anggaran kepada masyarakat dan komite sekolah guna menghindari kesalahpahaman.
“Kami berharap seluruh sekolah dapat mengelola dana BOS dengan baik, sesuai aturan, dan selalu melibatkan komite sekolah agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat,” ujarnya.
Disdikpora Kampar memastikan akan terus melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana BOS di seluruh sekolah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pendidikan yang bersih, transparan, dan profesional.
Dengan pemeriksaan yang akan dilakukan, diharapkan polemik dugaan penyalahgunaan dana BOS di SMPN 1 Kampar segera memperoleh kejelasan serta memberikan kepastian kepada masyarakat terkait pengelolaan anggaran pendidikan di sekolah tersebut. (ilh)