Dua Personel Paskibraka Kampar Tumbang Saat Pengibaran Bendera Merah Putih

Redaksi - Kampar

KAMPAR (SN) — Dua personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kampar tumbang saat menjalankan tugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Insiden tersebut terjadi ketika prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung. Saat Sang Merah Putih perlahan dinaikkan menuju ujung tiang, dua personel Paskibraka terlihat kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terjatuh.

Kejadian itu sempat mengundang perhatian peserta upacara. Petugas kemudian segera memberikan pertolongan kepada kedua personel tersebut.

Meski terjadi insiden, rangkaian upacara tetap berlangsung dan prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berhasil diselesaikan hingga tuntas.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar, Mahadi, membenarkan adanya dua personel Paskibraka yang tumbang saat prosesi pengibaran berlangsung.

Menurut Mahadi, kondisi cuaca yang cukup panas menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan upacara.

"Memang kondisi udara yang sangat panas, dari 31 sampai 34 derajat," ujar Mahadi.

Ia menyebut, kondisi tersebut merupakan faktor alam yang tidak dapat sepenuhnya dihindari dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Mahadi juga menjelaskan bahwa Paskibraka Kabupaten Kampar telah menyiapkan personel cadangan untuk mengantisipasi apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan.

"Untuk cadangan sendiri ada empat. Nanti bisa kita atasi. Semuanya ditetapkan oleh pelatih, pelatih yang menentukan juga," jelasnya.

Sementara itu, kondisi kesehatan kedua personel yang tumbang belum disampaikan secara rinci. Keduanya telah mendapatkan pertolongan setelah insiden tersebut terjadi.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Kampar selanjutnya tetap berjalan sesuai rangkaian kegiatan yang telah ditetapkan.(ilh)