Jelang Mudik Lebaran 2026, PUPR Kampar Siagakan UPT dan Fokus Perbaikan Jalan Prioritas

Redaksi - Kampar

KAMPAR (SN) – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memastikan kondisi jalan tetap layak dilalui masyarakat. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kampar, Afrudin Amga, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah untuk bersiaga serta melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jalan, khususnya pada ruas-ruas utama yang menjadi jalur mudik.

“UPT kita sudah standby seperti tahun-tahun sebelumnya. Mereka sudah mulai bergerak memperbaiki jalan-jalan yang dianggap prioritas, terutama yang dilalui masyarakat saat Lebaran,” ujar Amga, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, untuk ruas jalan nasional yang berada di wilayah Kampar, pihaknya tetap melakukan koordinasi dengan instansi terkait, baik pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, mengingat kewenangan perbaikan berada di tingkat tersebut.

Namun demikian, jika ditemukan kendala di lapangan, Dinas PUPR Kampar akan segera menyampaikannya kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kalau ada kendala di lapangan, kita bantu koordinasikan dengan pihak APBN maupun provinsi. Biasanya mereka langsung melakukan penanganan,” jelasnya.

Selain itu, Dinas PUPR juga menyiagakan alat berat dan personel untuk mengantisipasi penanganan darurat, terutama di titik-titik rawan longsor atau kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem.

“Jika ada jalan nasional yang terdampak longsor atau rusak akibat hujan ekstrem, kita tetap turun membantu backup alat dari pihak APBN yang standby di lapangan,” tambahnya.

Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Kampar, perbaikan tetap menjadi fokus utama menjelang Lebaran. Dalam waktu dekat, Dinas PUPR akan melakukan penutupan lubang di sejumlah ruas jalan kabupaten guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah Jalan Suka Karya di Desa Tarai Bangun.

“Jalan kabupaten tetap menjadi fokus kita. Insya Allah dalam waktu dekat kita akan melakukan penutupan lubang-lubang yang menjadi kendala bagi masyarakat saat beraktivitas, terutama menjelang Lebaran,” tutup Amga.(ilh)