Libur Sekolah, YBM PLN Gelar Khitanan Massal untuk 105 Anak Yatim dan Dhuafa di Kampar
Redaksi - Kampar
Rabu, 24 Des 2025 19:02 WIB
BANGKINANG (SN) – Memasuki masa libur sekolah, Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau (RKR) menggelar kegiatan sosial khitanan massal bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Kegiatan bertema “Wujudkan Kepedulian untuk Membentuk Generasi Muslim yang Bersih dan Sehat” ini dipusatkan di Kantor PLN UP3 Bangkinang, Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (23/12/2025).
Sebanyak 105 anak yatim dan dhuafa mengikuti program tersebut. Para peserta berasal dari enam desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan XIII Koto Kampar, Kecamatan Kuok, dan Kecamatan Bangkinang Kota. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan, proses khitan dilakukan menggunakan teknologi laser modern oleh tim medis profesional dari Rumah Sakit Ibnu Sina Pekanbaru.
Kegiatan ini dihadiri Asisten II Bidang Perekonomian Setda Kampar, Drs. Muhammad, M.Si., General Manager PLN UID RKR Didik Wicaksono, Ketua YBM PLN UID RKR Masery Tiranda, Ketua DPD Serikat Pekerja PLN Rahmad Lubis, serta jajaran manajemen PLN terkait.
Asisten II Setda Kampar, Drs. Muhammad, M.Si., menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap masyarakat prasejahtera. Menurutnya, program tersebut sangat membantu masyarakat, sekaligus memastikan anak-anak mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
General Manager PLN UID RKR, Didik Wicaksono, menegaskan bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan wujud kepedulian karyawan PLN yang disalurkan melalui YBM. Ia berharap kehadiran PLN tidak hanya memberikan layanan kelistrikan, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.
Sementara itu, Ketua YBM PLN UID RKR Masery Tiranda bersama Manager PLN UP3 Bangkinang Doni Hernandi menjelaskan bahwa kegiatan ini bersumber dari dana zakat karyawan PLN. Pelaksanaan program sengaja dilakukan pada masa libur sekolah agar tidak mengganggu proses belajar para peserta.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis, setiap peserta juga menerima bingkisan berupa tas sekolah, sarung, peci, Al-Qur’an, serta uang saku sebagai bentuk apresiasi.
Salah seorang orang tua peserta, Amran (42), warga Desa Merangin, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan program khitanan massal ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga, terlebih pelaksanaannya menggunakan teknologi laser yang dinilai lebih cepat dalam proses penyembuhan.
Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung proses khitan oleh para pejabat yang hadir serta penyerahan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan peserta. Melalui program ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan.(ilh)