Media Lokal Kampar Minta Pihak Luar Tak Campuri Kebijakan Anggaran Publikasi
Redaksi - Kampar
Jumat, 22 Mei 2026 11:15 WIB
KAMPAR (SN) — Sejumlah pimpinan media di Kabupaten Kampar menyayangkan munculnya kritik dari pihak luar terkait anggaran publikasi media di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar dan DPRD Kampar. Mereka menilai kritik tersebut sudah terlalu jauh mencampuri kebijakan daerah.
Hal itu disampaikan sejumlah pimpinan redaksi media di Kampar, Jumat (22/5/2026). Menurut mereka, kebijakan anggaran publikasi merupakan kewenangan pemerintah daerah bersama DPRD sesuai mekanisme dan kebutuhan daerah.
“Kami mempertanyakan kapasitas pihak-pihak yang tiba-tiba ikut campur dan menyerang kebijakan di Kabupaten Kampar. Selama ini insan pers lokal tetap menjaga etika dan tidak pernah mencampuri urusan daerah lain,” ujar salah seorang pimpinan media.
Mereka menegaskan, media lokal di Kampar selama ini fokus menjalankan fungsi jurnalistik dan mendukung penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat. Karena itu, mereka meminta pihak luar menghormati kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Kampar ini wilayah kerja kami. Kami tidak pernah mengatur atau ikut campur terkait anggaran publikasi di daerah lain. Jadi sebaiknya semua pihak saling menghormati,” katanya.
Menurut mereka, anggaran publikasi bukan hanya soal kerja sama media, tetapi juga bagian dari upaya mendukung penyebaran informasi pembangunan, pelayanan publik, serta aktivitas pemerintahan kepada masyarakat melalui media lokal.
“Anggaran publikasi itu bertujuan mendukung media dan wartawan lokal agar tetap dapat menjalankan fungsi kontrol sosial serta menyampaikan informasi kepada masyarakat,” sambungnya.
Sejumlah pimpinan media juga menilai besaran anggaran publikasi merupakan hak dan kewenangan pemerintah daerah bersama DPRD Kampar dalam proses penyusunan APBD.
Mereka berharap polemik terkait anggaran publikasi tidak berkembang menjadi kegaduhan yang dapat memperkeruh hubungan antarinsan pers di Kabupaten Kampar.
“Yang terpenting saat ini adalah menjaga suasana tetap kondusif dan saling menghargai peran masing-masing,” tutupnya.***