Pemkab Rokan Hulu Dorong Masjid Agung Jadi Pusat Ekonomi Umat Lewat Program Masjid Produktif
Redaksi - Kampar
Jumat, 17 Apr 2026 16:09 WIB
Rokan Hulu (SN) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus mendorong transformasi Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat melalui program “Masjid Produktif” berbasis kemitraan strategis.
Bupati Rokan Hulu, Anton, ST., MM, menegaskan bahwa pembangunan masjid ke depan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Masjid harus hidup, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat. Inilah arah pembangunan yang kita dorong di Kabupaten Rokan Hulu,” ujarnya usai penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center dan PT Anugerah Niaga Sawindo, Jumat (17/4/2026).
Sebagai implementasi program tersebut, Badan Pengelola Masjid Agung Islamic Center menjalin kerja sama pengelolaan kebun kelapa sawit seluas sekitar 30 hektare dengan PT Anugerah Niaga Sawindo. Kerja sama ini menggunakan skema kemitraan bagi hasil yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam kesepakatan tersebut, pada periode pertama (2026–2031), sebesar 60 persen hasil kebun dialokasikan untuk biaya investasi dan pemeliharaan. Sementara 40 persen sisanya dibagi antara perusahaan dan pihak masjid, dengan porsi 40 persen menjadi bagian Masjid Agung Islamic Center. Pembayaran perdana kepada pihak masjid direncanakan akan segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Memasuki periode kedua pada 2032 atau masa replanting, kontribusi perusahaan diproyeksikan meningkat. Dengan menurunnya porsi biaya investasi menjadi 40 persen, manfaat yang diterima masjid diperkirakan akan semakin besar seiring peningkatan produktivitas kebun.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyampaikan apresiasi kepada PT Anugerah Niaga Sawindo atas komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Anugerah Niaga Sawindo atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui kemitraan produktif ini. Ini menjadi contoh nyata peran dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati.
Menurutnya, kemitraan ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi pengelolaan masjid, tetapi juga menjadi model sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati juga menegaskan bahwa ke depan, program CSR perlu diarahkan pada upaya menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat.
Dengan adanya kerja sama ini, Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian diharapkan memiliki sumber pendapatan jangka panjang untuk mendukung program sosial, memperkuat pendidikan keagamaan, serta mengembangkan kegiatan pemberdayaan umat.
Pemkab Rokan Hulu memastikan pengelolaan program dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan pengawasan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.(fan)