PLN Prioritaskan Keselamatan, Pulihkan Listrik Fasilitas Publik Pascabanjir Aceh
Redaksi - Nusantara
Minggu, 21 Des 2025 11:07 WIB
ACEH TAMIANG (SN) — Jajaran Direksi PT PLN (Persero) bersama relawan PLN turun langsung meninjau sejumlah fasilitas publik yang terdampak banjir di Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Aceh Tengah, Jumat (19/12). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bangunan serta instalasi listrik di rumah sakit, tempat ibadah, hingga sekolah aman dan siap digunakan kembali setelah sistem kelistrikan pulih.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, saat meninjau Masjid Besar Al Huda dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia Aceh Tamiang, menegaskan bahwa pemulihan pasokan listrik dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Sebelum memasukkan tegangan, petugas PLN harus memastikan setiap rumah dan fasilitas dalam kondisi aman. Tidak bisa langsung dihidupkan karena masih terdapat titik-titik genangan air yang berpotensi membahayakan,” ujar Dony.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim PLN yang terus siaga di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan.
“Terima kasih kepada seluruh insan PLN dan jajaran direksi yang sudah berhari-hari berada di lokasi. Semoga seluruh proses pemulihan ini dimudahkan,” tuturnya.
Selain peninjauan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan melalui program BUMN Peduli. PLN menyalurkan berbagai bantuan logistik berupa 10 truk air bersih, 6 truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah untuk mendukung aktivitas dan kenyamanan warga terdampak banjir.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN mengerahkan personel teknis serta melibatkan jajaran direksi untuk memimpin langsung proses pemulihan agar pasokan listrik dan layanan publik dapat kembali berjalan dengan cepat, aman, dan berkelanjutan.
“Ini merupakan bentuk keseriusan PLN dalam membantu pemulihan pascabencana. Kami memastikan pasokan listrik kembali dengan cepat, namun tetap mengedepankan aspek keselamatan,” jelas Darmawan.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, PLN juga menggelar kerja bakti pembersihan fasilitas umum, pemeriksaan instalasi listrik, serta penyaluran bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat di sejumlah lokasi terdampak.
Di Aceh Tamiang, kegiatan difokuskan di Masjid Besar Al Huda dan RSUD Muda Sedia yang dipimpin langsung oleh Komisaris Independen PLN Yazid Fanani, Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly, Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto, serta Direktur Distribusi PLN Arsyadany G. Akmalaputri.
Sementara itu di Kota Langsa, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto bersama Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PLN Hartanto Wibowo memastikan instalasi listrik di Masjid Raya Langsa Kota dan RSUD Langsa aman untuk kembali dialiri listrik.
Di Takengon, Aceh Tengah, Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN Suroso Isnandar bersama Direktur Manajemen Risiko PLN Adi Lumakso memimpin peninjauan pemulihan di Masjid Baitul Quddus Mendale dan SD Negeri 9 Kebayakan, guna memastikan fasilitas publik dapat kembali beroperasi dengan dukungan kelistrikan yang aman.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama pada saat-saat sulit seperti ini. Dukungan Danantara menjadi kekuatan bagi PLN untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Darmawan.(ilh)