Polres Kampar Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Siapkan 8 Pos Pengamanan Mudik
Redaksi - Kampar
Kamis, 12 Mar 2026 09:05 WIB
BANGKINANG (SN) – Polres Kampar menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Lancang Kuning 2026 dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026, Kamis (12/03/2026).
Apel yang dilaksanakan di halaman Mapolres Kampar tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S dan diikuti oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta unsur pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel beserta sarana dan prasarana dalam mendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran, serta berbagai aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H/2026.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar, Kepala BPBD Kampar, perwakilan Satpol PP Kampar, Jasa Raharja, serta perwakilan Komandan Kodim 0313/KPR.
Kapolres Kampar menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Lancang Kuning merupakan operasi kemanusiaan yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik.
Dalam operasi ini, sebanyak 135 personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai instansi dikerahkan untuk melakukan pengamanan di jalur mudik, terminal, pelabuhan, pusat keramaian, serta sejumlah titik strategis lainnya.
“Polres Kampar juga mendirikan 8 pos pengamanan terpadu yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Kampar untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujar Kapolres.
Adapun delapan pos pengamanan tersebut berada di Kota Bangkinang, perbatasan 13 Koto Kampar, pintu Tol 13 Koto Kampar, pintu Tol Sungai Pinang, Siak Hulu, Tapung, Kampar Kiri, serta Tugu Nanas di depan SPBU.
Kapolres menekankan pentingnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk pengamanan terhadap objek vital seperti tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan lokasi wisata selama libur Lebaran.
Selain itu, petugas juga diminta untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, seperti pencurian rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, terus tingkatkan soliditas dan sinergitas dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kita dapat mewujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” tegasnya.
Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 akan berlangsung selama periode Lebaran guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.(ilh)