PPP Kampar Siap Bangkit, Muscab IX Ditargetkan Hasilkan Kepengurusan Kuat
Redaksi - Politik
Senin, 11 Mei 2026 16:17 WIB
KAMPAR (SN) — Ketua DPW PPP Riau, Iqbal Sayuti berharap Musyawarah Cabang (Muscab) IX PPP Kabupaten Kampar dapat berlangsung lancar, kondusif, dan melahirkan kepengurusan yang solid untuk memperkuat partai di daerah tersebut. Menurutnya, Muscab merupakan forum tertinggi partai di tingkat kabupaten yang akan menentukan arah perjuangan PPP ke depan.
Muscab IX PPP Kabupaten Kampar digelar di Stanum Resort, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kampar Ahmad Taridi, perwakilan Bupati Kampar yang juga Asisten I Setda Kampar Tengku Said Hidayat, serta sejumlah anggota DPRD Kampar, di antaranya Syafruddin Domo, Jasnita Tarmizi, Said Abdullah, dan Habiburrahman.
“Yang pertama, saya berharap musyawarah cabang yang dilaksanakan sekarang ini, yang merupakan forum tertinggi di kabupaten ini, bisa berjalan dengan lancar dan kondusif, serta menghasilkan kepengurusan yang solid untuk memajukan PPP di Kampar,” ujar Iqbal saat membuka Muscab IX PPP Kabupaten Kampar.
Iqbal mengatakan, saat ini PPP Kampar memiliki empat kursi di DPRD Kampar atau berkurang satu kursi dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, ia optimistis PPP mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang. Bahkan, ia menargetkan PPP dapat meraih tujuh kursi di DPRD Kampar.
Menurutnya, peluang tersebut cukup terbuka karena jumlah kursi DPRD Kampar akan bertambah dari 45 menjadi 50 kursi. Kondisi itu dinilai dapat dimanfaatkan partai untuk memperluas basis dukungan politik di tengah masyarakat. Ia juga menyebut Kabupaten Kampar sebagai salah satu basis kuat PPP di Provinsi Riau.
“Kampar saat ini merupakan daerah terbaik kedua di Riau, karena jumlah anggota fraksinya terbanyak kedua setelah Indragiri Hilir,” katanya.
Selain persoalan elektoral, Iqbal menegaskan bahwa ketua DPC PPP Kampar terpilih nantinya akan menghadapi tantangan besar, terutama terkait verifikasi faktual partai menjelang Pemilu. Menurut dia, seluruh struktur partai hingga tingkat pimpinan anak cabang harus aktif dan memiliki kelengkapan administrasi agar PPP dapat memenuhi syarat verifikasi.
“Ketua DPC harus mampu menjalankan kerja-kerja partai yang cukup berat. Dengan tidak lolosnya PPP ke Senayan, artinya kita harus melakukan kerja-kerja verifikasi faktual,” ujarnya.
Iqbal juga menekankan pentingnya strategi politik untuk menarik dukungan generasi muda. Ia menilai mayoritas pemilih pada Pemilu mendatang berasal dari kalangan generasi Z, sehingga PPP harus mampu membangun citra sebagai partai yang dekat dengan anak muda.
“Hampir 60 hingga 70 persen pemilih itu Gen Z. Karena itu, ketua PPP harus pandai menciptakan kondisi agar PPP bukan hanya dipandang sebagai partai orang tua, tetapi juga partai milik anak muda,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPC PPP Kampar, Habiburrahman, mengajak seluruh kader dan pemilik suara menjaga soliditas dalam pelaksanaan Muscab. Menurutnya, kekompakan kader menjadi modal penting untuk mengembalikan kejayaan PPP di Kabupaten Kampar yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis partai di Riau.
“Soliditas dan kerja sama antar kader sangat diharapkan untuk membesarkan PPP di Kabupaten Kampar, karena Kampar ini termasuk basis PPP di Provinsi Riau,” katanya.
Di sisi lain, Plt Asisten I Setda Kampar, Tengku Said Hidayat, berharap Muscab mampu melahirkan pemimpin-pemimpin terbaik yang dapat membesarkan partai sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci terciptanya pemerintahan yang baik di Kabupaten Kampar.
“Siapapun nanti yang terpilih menjadi ketua dan pengurus baru, jadikan organisasi ini sebagai jalan untuk berbuat kebaikan dan memajukan masyarakat Kampar,” tutupnya. (Ilh)