PUPR Kampar Siagakan Alat Berat Antisipasi Longsor Jelang Nataru
Redaksi - Kampar
Selasa, 23 Des 2025 16:37 WIB
BANGKINANG (SN) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kampar menyiagakan sejumlah alat berat untuk mengantisipasi potensi bencana, khususnya longsor, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Arifudin Amga, mengatakan secara umum kondisi jalan kabupaten di wilayah Kampar relatif aman dan tidak mengalami kendala berarti.
“Untuk jalan-jalan kabupaten, insya Allah dapat dikatakan tidak ada masalah,” ujar Amga, Selasa (23/12/2025).
Meski demikian, perhatian khusus diberikan pada ruas jalan nasional dan lintas provinsi yang melintasi Kabupaten Kampar, terutama Jalan Bangkinang–Payakumbuh–Pangkalan (BPP) yang memiliki panjang cukup signifikan.
Ia menjelaskan, panjang jalan nasional di wilayah Kampar mencapai sekitar 155 kilometer, dengan sejumlah titik yang tergolong rawan longsor, terutama di tengah kondisi siaga bencana saat ini.
“Di beberapa titik terdapat daerah rawan longsor. Ini menjadi perhatian serius karena intensitas hujan yang cukup tinggi,” jelasnya.
Menurut Amga, potensi longsor di ruas tersebut menjadi perhatian bersama antara pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Sebagai langkah antisipasi, Dinas PUPR Kampar telah mendirikan posko siaga Nataru yang didukung kesiapan alat berat milik kabupaten, provinsi, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Khusus daerah rawan longsor yang hampir setiap akhir tahun terjadi, menjadi fokus utama kami. Alat berat sudah kita siagakan agar bisa segera diturunkan apabila terjadi longsor,” katanya.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut bertujuan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, terutama di wilayah perbukitan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
“Kami berharap arus lalu lintas selama Natal dan Tahun Baru tetap aman dan lancar, serta dampak bencana dapat diminimalisir bagi masyarakat,” tegas Amga.(ilh)