SPBU Bangkinang Kota Alami Kekosongan Pertalite, Kuota Bulanan Jadi Penyebab
Redaksi - Kampar
Selasa, 28 Apr 2026 18:15 WIB
KAMPAR (SN) — SPBU 14.284.622 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, mengalami kekosongan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite selama dua hari terakhir. Kondisi ini disebabkan habisnya kuota penyaluran bulanan.
Petugas penerimaan BBM sekaligus pengawas SPBU, Ngatirin, menjelaskan bahwa tingginya konsumsi masyarakat membuat stok pertalite lebih cepat habis sebelum akhir bulan.
“Kuota BBM saat ini menggunakan sistem bulanan. Ketika penyaluran tinggi, stok bisa habis lebih cepat sebelum akhir bulan,” ujar Ngatirin saat ditemui di lokasi, Selasa (28/4/2026).
Ia menegaskan bahwa kelangkaan tersebut bukan dipengaruhi faktor eksternal, melainkan murni akibat keterbatasan kuota yang telah ditetapkan.
Untuk mengatasi kekosongan, pihak SPBU telah berkoordinasi dengan Pertamina dan menerima tambahan pasokan sekitar 8.000 liter pertalite.
“Tambahan BBM masuk sekitar pukul 14.00 WIB, namun jumlahnya terbatas dan diperkirakan hanya cukup hingga malam hari,” jelasnya.
Dalam kondisi normal, SPBU tersebut menerima pasokan pertalite sekitar 24.000 hingga 32.000 liter per hari. Namun menjelang akhir bulan, distribusi cenderung tidak stabil karena keterbatasan kuota.
Manajer SPBU, Yopi Arya, turut membenarkan bahwa kekosongan yang terjadi dalam dua hari terakhir disebabkan kuota bulanan yang telah habis sebelum jadwal distribusi berikutnya.
“Memang terjadi kekosongan pertalite dalam dua hari terakhir karena kuota bulan ini sudah habis,” kata Yopi.
Ia menambahkan, pihaknya telah mengajukan penambahan pasokan dan terus berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi segera kembali normal.
“Kami berharap dalam waktu dekat pasokan kembali lancar sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM seperti biasa,” ujarnya.
Pihak SPBU juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan saat stok tersedia.
Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular di area SPBU. Sementara itu, pedagang BBM eceran mengalami peningkatan pembeli di tengah kelangkaan tersebut.
Pasokan BBM diperkirakan akan kembali normal pada awal bulan mendatang seiring pembaruan kuota distribusi.(ilh)