Tim Asesmen Polda Riau Tinjau Rencana Renovasi Jembatan Rusak di Lubuk Agung
Redaksi - Kampar
Rabu, 14 Jan 2026 19:38 WIB
KAMPAR (SN) — Tim Asesmen Polda Riau melakukan pengecekan rencana pembangunan dan renovasi jembatan rusak yang berada di Dusun I Desa Lubuk Agung, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Rabu (14/1/2026) siang.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kaur Lip Produk Bid Humas Polda Riau, Kompol Rifendi, S.Sos., M.H. Pengecekan dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi jembatan yang mengalami kerusakan sedang dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kasi Log Sat Brimobda Riau AKP Sahawaludin, S.H., Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Edi Candra, S.H., Kanit Tipikor Polres Kampar IPDA Roy Sandi, S.H., Kanit Samapta Polsek XIII Koto Kampar IPTU Mus Mulyadi, S.H., Tim teknis PT 1011 Bandung, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Agung Aipda Ario Resmono, Kepala Desa Lubuk Agung Hairiyono, S.Hi., serta perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Ali Imran.
Jembatan yang berada di RT 001 RW 001 Dusun I Desa Lubuk Agung tersebut merupakan penghubung antara Dusun I Lubuk Agung dan Dusun IV Desa Ranah Sungkai. Jembatan ini juga memiliki peran penting bagi aktivitas masyarakat karena berada tidak jauh dari fasilitas umum, seperti Masjid At-Taqwa, sekolah dasar, serta akses menuju lokasi wisata religi Makam Syekh Abdul Gani yang rutin diziarahi masyarakat setiap tahun.
Kapolsek XIII Koto Kampar, AKP Edi Candra, S.H., mengatakan bahwa pengecekan ini sangat penting guna memastikan rencana perbaikan dapat segera direalisasikan demi keselamatan warga.
“Jembatan ini merupakan akses vital masyarakat. Dengan adanya pengecekan langsung dari tim asesmen Polda Riau dan pihak terkait, kita berharap proses perencanaan hingga perbaikannya dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar AKP Edi Candra di sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa selama proses pengecekan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, serta mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Sementara itu, tim teknis dari PT 1011 Bandung merekomendasikan agar lantai jembatan yang sebelumnya menggunakan material kayu diganti dengan lantai besi plat guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan jembatan. Tim juga melakukan pengukuran serta perhitungan kebutuhan anggaran perbaikan.
Rangkaian kegiatan pengecekan, pengukuran, dan koordinasi lintas instansi tersebut berakhir sekitar pukul 15.00 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.(ilh)