Video Kampanye Lama Beredar, Janji Jembatan Gema-Tanjung Belit Selatan Dipertanyakan
Redaksi - Kampar
Rabu, 18 Feb 2026 10:41 WIB
KAMPAR (SN) — Janji kampanye pasangan Ahmad Yuzar–Misharti untuk membangun jembatan penghubung dari Gema menuju Desa Tanjung Belit Selatan kembali mencuat dan viral di media sosial TikTok. Video lama yang menampilkan pernyataan Misharti saat masa kampanye beredar luas dan memantik reaksi warganet, Rabu (18/02/2026).
Dalam video tersebut, Misharti menyampaikan komitmen membangun akses jembatan permanen agar mobilitas masyarakat—baik orang maupun barang—dari Gema hingga Pulau Pencong, Tanjung Belit Selatan, menjadi lebih cepat. Ia menegaskan, kehadiran jembatan permanen diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa, mengingat saat ini akses yang tersedia baru berupa jembatan gantung yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Namun, hingga kini pembangunan jembatan yang dijanjikan belum terealisasi. Hal itu memicu kekecewaan sebagian warga yang terekam dalam kolom komentar unggahan tersebut.
“Mana janjinya itu,” tulis salah satu warganet.
Komentar lain bernada serupa berbunyi, “Jan duto juo niok,” yang mencerminkan rasa kecewa dan harapan yang belum terjawab.
Sejumlah warga menilai, janji pembangunan jembatan itu sangat krusial bagi percepatan arus distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok, serta peningkatan akses layanan pendidikan dan kesehatan. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi dan kepastian terkait rencana pembangunan jembatan penghubung tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ahmad Yuzar maupun Misharti terkait tindak lanjut realisasi janji kampanye yang kembali viral tersebut.(ilh)