Viral Video Jembatan Gema-Tanjung Belit Selatan, Wabup Kampar Misharti Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan
Redaksi - Kampar
Kamis, 19 Feb 2026 12:15 WIB
KAMPAR (SN) — Viral di media sosial video kondisi jembatan penghubung Desa Gema menuju Desa Tanjung Belit Selatan (Pulau Pencong) kembali menjadi sorotan publik. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya memperjuangkan pembangunan infrastruktur secara merata hingga ke pelosok daerah, Kamis (19/02/2026).
Misharti menyampaikan, sejak menerima amanah dari masyarakat, Pemkab Kampar melihat masih banyak infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius. Oleh karena itu, pihaknya tengah berupaya mengoptimalkan dukungan anggaran pusat, baik melalui Instruksi Presiden (Inpres) maupun program sinergi dengan TNI dan Polri.
“Ya, kita juga sedang berusaha agar anggaran pusat, baik melalui Inpres ataupun TNI/Polri, bisa membangun infrastruktur di Kampar. Sejak kami diberi amanah oleh masyarakat, kami melihat begitu banyak infrastruktur yang harus mendapat perhatian Pemkab,” ujar Misharti.
Ia menjelaskan, Pemkab Kampar saat ini tengah menyusun grand design pembangunan daerah sebagai landasan pemerataan pembangunan. Komitmen tersebut, kata dia, hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat.
Terkait jembatan penghubung Gema–Tanjung Belit Selatan, Misharti mengungkapkan bahwa jembatan gantung yang ada saat ini dibangun oleh TNI. Pemkab Kampar juga telah mengusulkan agar jembatan tersebut ke depan dapat ditingkatkan menjadi jembatan beton demi keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.
“Alhamdulillah, dari 17 jembatan yang kita usulkan untuk tahun 2026 melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ada dua jembatan yang akan dibangun tahun ini, yaitu di Kuok dan di Perhentian Raja,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Misharti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kondusif dan tidak terjebak dalam polemik yang berpotensi memperkeruh keadaan.
“Untuk membangun Kampar, kita perlu kerja sama dan kerja bersama. Beritikad baik, berprasangka baik, dan terus bekerja untuk Kampar di hati. Yakin dan percayalah, Pemkab terus berupaya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kampar yang kita cintai. Mohon doa dan dukungannya,” tutupnya.(ilh)