Warga Tapung Hilir Keluhkan Jalan Rusak Parah, Minta Pemerintah Segera Bertindak
Redaksi - Kampar
Rabu, 03 Jun 2026 12:10 WIB
KAMPAR (SN) — Warga Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah. Jalan berlubang yang telah lama rusak dinilai membahayakan pengendara serta menghambat aktivitas masyarakat dan distribusi hasil perekonomian warga.
Salah seorang warga Tapung Hilir, Muhammad Asnan, mengatakan kerusakan jalan di sejumlah titik hingga kini belum mendapat penanganan serius dari pemerintah maupun instansi terkait.
Adapun ruas jalan yang dikeluhkan warga meliputi jalan di depan Pertamina Petapahan, ruas Petapahan menuju Plamboyan, Plamboyan menuju Koto Batak, Alamanda menuju Koto Garo, hingga jalan Koto Garo menuju Simpang Tiga Kandis yang dikenal masyarakat sebagai Simpang Gelombang.
Menurut Asnan, kondisi jalan tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Bahkan, kerusakan jalan di kawasan Plamboyan sempat menjadi sorotan dan viral di media sosial karena kondisinya yang memprihatinkan.
“Jalan-jalan ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengendara, terutama pada malam hari dan saat musim hujan. Lubang-lubang yang cukup dalam sering kali tidak terlihat oleh pengendara,” ujar Asnan, Jumat (03/6/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan jalan tidak hanya berdampak pada keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas perekonomian warga yang bergantung pada akses transportasi darat.
Karena itu, warga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan jalan yang rusak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan lancar dan risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.
“Kami berharap kerusakan jalan ini tidak hanya ditinjau, tetapi segera diperbaiki. Ruas jalan ini setiap hari dilalui masyarakat untuk bekerja, bersekolah, dan mengangkut hasil usaha mereka,” katanya.
Warga menilai perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Tapung Hilir sudah menjadi kebutuhan mendesak mengingat ruas-ruas tersebut merupakan jalur penghubung antarpermukiman dan akses penting bagi kegiatan ekonomi masyarakat. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar kondisi jalan tidak semakin parah dan menimbulkan korban kecelakaan.***