Misharti Luncurkan Buku Keempat di Usia 56 Tahun, Angkat Peran Keluarga, Pemberdayaan Perempuan dan Kepemimpinan
Redaksi - Kampar
Senin, 02 Nov 2026 07:58 WIB
PEKANBARU (SN) — Momen ulang tahun ke-56 Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menjadi istimewa dengan peluncuran buku terbarunya berjudul Tenun Akar: Keluarga, Perempuan, dan Cara Kita Memimpin. Peluncuran karya keempatnya tersebut berlangsung di Miranda Convention Center (MCC), Pekanbaru, Minggu malam (1/11/2026).
Melalui buku tersebut, Misharti mengajak masyarakat merefleksikan kembali pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter, memperjuangkan keadilan gender, memberdayakan perempuan, serta membangun kepemimpinan yang berlandaskan tanggung jawab dan nilai-nilai kemanusiaan.
Misharti mengungkapkan, Tenun Akar lahir dari perjalanan panjang, pengalaman, serta perenungannya selama berkecimpung di dunia pendidikan dan menjalankan amanah di ruang publik.
Menurutnya, keluarga merupakan akar utama yang membentuk karakter dan kepribadian seseorang. Sementara dalam kehidupan bermasyarakat, tanggung jawab harus dibangun melalui keterlibatan bersama, bukan hanya dibebankan kepada satu pihak.
"Perempuan bukan semata-mata sebagai pelengkap rumah tangga, melainkan manusia utuh yang memiliki hak, akal, serta tanggung jawab atas tubuh dan masa depannya. Perempuan berdaya adalah ia yang memiliki ruang nyata dalam pengambilan keputusan," ungkap Misharti.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah hak istimewa untuk bertindak semena-mena. Sebaliknya, kepemimpinan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan keteladanan, kebijaksanaan, dan musyawarah.
Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, sejalan dengan falsafah masyarakat Kampar, yakni Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoghangan, yang mengandung makna pentingnya sinergi antara pemerintah, alim ulama, dan ninik mamak dalam menjaga kehidupan masyarakat serta membina generasi penerus.
Misharti berharap, buku Tenun Akar tidak hanya menjadi bahan bacaan, tetapi juga mampu membuka ruang diskusi dan kesadaran bersama mengenai keadilan, pembagian tanggung jawab dalam keluarga, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Semoga dari pembacaan itu ada anak yang lebih didengarkan, ada beban yang mulai dibagi, dan ada masyarakat yang dilayani dengan lebih baik," harapnya.
Ia kemudian menutup pengantarnya dengan sebuah pesan penuh makna yang menjadi refleksi dari keseluruhan isi buku tersebut.
"Semoga yang baik terus kita wariskan, dan yang melukai cukup berhenti pada kita," tuturnya.
Buku Tenun Akar merupakan karya keempat Misharti yang merangkum refleksi perjalanan hidup, pengalaman, dan pemikirannya tentang keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter, perempuan dalam mengambil peran di berbagai ruang kehidupan, serta kepemimpinan yang semestinya dijalankan dengan ketulusan, nilai kemanusiaan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Peluncuran buku tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, sejumlah tokoh yang pernah menjabat sebagai gubernur, Bupati Kampar Ahmad Yuzar, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Ketua TP-PKK Kabupaten Kampar Ny. T. Nurheryani Ahmad Yuzar, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kampar Ny. Yuni Pratiwi Sari Ardi, pimpinan BUMN dan BUMD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan tersebut juga diisi dengan peresmian Masjid Ashabul Miranda dan Miranda Convention Center (MCC), yang menjadi bagian penting dari acara malam peringatan ulang tahun ke-56 Wakil Bupati Kampar tersebut.(Ilh)