Pengendara Desak Dishub Kampar Bongkar Polisi Tidur Buatan Kampus Universitas Pahlawan di Jalan Seribu Garang

Redaksi - Kampar

BANGKINANG (SN)– Sejumlah pengendara sepeda motor mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar untuk segera membongkar polisi tidur yang berada di Jalan Seribu Garang, tepatnya di belakang kawasan Taman Makam Pahlawan. Polisi tidur tersebut diduga dibangun oleh pihak Kampus Universitas Pahlawan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari.

Keluhan ini mencuat setelah banyak pengendara mengaku hampir terjatuh akibat bentuk dan ukuran polisi tidur yang tidak sesuai standar. Minimnya penerangan serta tidak adanya rambu peringatan membuat keberadaan polisi tidur tersebut sulit terlihat, sehingga kerap mengejutkan pengendara yang melintas.

“Kalau siang masih bisa kelihatan, tapi kalau malam sangat berbahaya. Tiba-tiba saja ada polisi tidur tinggi, bisa bikin jatuh,” ujar salah seorang pengendara, Sabtu (28/03/2026) Malam

Warga menilai, pemasangan polisi tidur di jalan kabupaten tidak boleh dilakukan sembarangan, apalagi tanpa koordinasi dan standar teknis dari instansi berwenang. Selain itu, pembangunan fasilitas lalu lintas seperti polisi tidur seharusnya melalui kajian resmi agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Pengendara berharap Dishub Kampar segera turun tangan untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Jika terbukti tidak sesuai aturan, mereka meminta agar polisi tidur tersebut segera dibongkar sebelum menimbulkan korban.

“Kami minta Dishub tegas. Jangan tunggu ada korban dulu baru dibongkar,” tegas warga lainnya.(ilh)