Plt Kadis PUPR Kampar: Genangan Air di Bangkinang Saat Hujan Deras Masih Wajar, New York dan Mekkah Juga Mengalaminya
Redaksi - Kampar
Selasa, 23 Jun 2026 10:03 WIB
KAMPAR (SN) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kampar, Rusdi Hanif, menilai genangan air yang terjadi di sejumlah titik di Kota Bangkinang saat hujan dengan intensitas tinggi merupakan kondisi yang masih tergolong wajar.
Menurut Rusdi, genangan yang hanya berlangsung dalam hitungan jam setelah hujan deras berbeda dengan banjir yang bertahan hingga berhari-hari akibat buruknya sistem drainase.
“Kalau terkait genangan air yang ada di Kota Bangkinang, itu karena intensitas hujan yang tinggi. Ketika hujan deras, tentu bisa terjadi genangan air,” ujar Rusdi Hanif, Senin (22/06/2026).
Ia menjelaskan, genangan sementara yang cepat surut masih dapat ditoleransi dan tidak serta-merta menunjukkan adanya kegagalan sistem drainase.
“Kalau sifatnya genangan air hanya dalam hitungan jam, itu masih wajar-wajar saja. Air akan mengalir dan surut setelah curah hujan berkurang,” katanya.
Rusdi bahkan membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah kota besar di dunia yang juga mengalami genangan saat diguyur hujan lebat.
“Jangankan Kota Bangkinang, kota-kota besar seperti Mekkah dan New York juga bisa mengalami genangan air ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi,” ungkapnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi berbeda apabila air menggenang dalam waktu lama hingga berhari-hari. Menurutnya, hal itu bisa menjadi indikasi adanya persoalan pada sistem drainase maupun saluran pembuangan air.
“Tapi kalau genangan air itu berhari-hari dan bermalam, berarti ada kelemahan pada saluran drainase atau pembuangan air dari saluran utama. Itu yang harus dievaluasi dan diperbaiki,” jelasnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Rusdi sebagai respons terhadap keluhan masyarakat mengenai genangan air yang kerap muncul di beberapa ruas jalan Kota Bangkinang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Pihak PUPR Kampar, lanjutnya, akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi drainase dan saluran pembuangan guna memastikan aliran air tetap berjalan optimal serta meminimalkan potensi genangan yang berkepanjangan di kawasan perkotaan.(ilh)