PMI Rohul Gandeng OPD Lewat MOU, Gerakkan Donor Darah Rutin Demi Jaga Stok Aman
Redaksi - Rokan Hulu
Senin, 06 Apr 2026 15:11 WIB
ROKAN HULU ( SN) – Menanggapi kondisi stok darah yang kian menipis, Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Rokan Hulu (Rohul) mengambil langkah proaktif dengan menjalin kerja sama formal bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) yang dipimpin langsung oleh Ketua PMI Rohul, dr. Yeni Dwi Putri, pada Senin (6/4/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjamin ketersediaan darah bagi masyarakat secara cepat dan berkelanjutan.
Dalam kesepakatan tersebut, setiap pimpinan OPD diinstruksikan untuk menggerakkan seluruh staf dan jajarannya agar rutin mendonorkan darah di PMI Rohul.
“Kami ingin memastikan stok darah di Rokan Hulu tetap berada pada titik aman. Dengan adanya MOU ini, diharapkan setiap OPD memiliki jadwal donor rutin sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala,” ujar dr. Yeni.
Ia menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata untuk membangun sistem ketersediaan darah yang berkesinambungan.
Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Dari 30 OPD yang diundang, sebanyak 19 OPD telah hadir dan menandatangani kesepakatan hingga Senin siang. Rata-rata, setiap OPD mengirimkan 10 orang pendonor sebagai langkah awal implementasi kerja sama tersebut. Sementara itu, PMI masih menunggu kehadiran 11 OPD lainnya.
Ketua PMI Rohul juga memaparkan bahwa untuk mencapai “titik aman” pelayanan kesehatan di daerah tersebut, dibutuhkan sedikitnya 3.000 kantong darah setiap tahun. Target ini dinilai realistis apabila didukung kesadaran kolektif dari unsur pemerintahan dan masyarakat.
Selain melibatkan OPD, PMI Rohul juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
“Mari kita sumbangkan darah untuk membantu sesama. PMI Rohul selalu siap melayani masyarakat di kantor PMI kapan saja. Setetes darah Anda adalah nyawa bagi mereka,” pungkas dr. Yeni.
Dengan adanya kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan Kabupaten Rokan Hulu tidak lagi mengalami krisis stok darah, sehingga pelayanan darurat bagi pasien yang membutuhkan transfusi dapat berjalan lebih optimal. (fan)