Bangunan SMPN 1 Koto Kampar Hulu Memprihatinkan, Renovasi Dianggarkan pada 2027
Redaksi - Kampar
Senin, 26 Okt 2026 22:23 WIB
KAMPAR (SN) — Kondisi bangunan ruang kelas SMP Negeri 1 Koto Kampar Hulu di Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, kian memprihatinkan. Sejumlah bagian bangunan mengalami pelapukan dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa serta guru. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) memastikan renovasi sekolah itu telah dianggarkan dalam APBD 2027.
Keprihatinan terhadap kondisi bangunan sekolah tersebut disampaikan Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Beghab, setelah memimpin upacara pada Senin (26/10/2026). Usai upacara, Ahmad bersama pihak sekolah meninjau langsung kondisi ruang kelas yang dinilai membutuhkan penanganan segera.
Menurut Ahmad, kelayakan sarana dan prasarana pendidikan merupakan aspek mendasar yang harus mendapat perhatian serius pemerintah. Kondisi bangunan yang tidak memadai dikhawatirkan mengganggu kenyamanan, proses belajar mengajar, hingga keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Senada dengan itu, Kepala SMPN 1 Koto Kampar Hulu, Zamra, mengungkapkan bahwa kondisi fisik ruang kelas belum mengalami perbaikan berarti sejak dirinya menjabat sebagai kepala sekolah.
“Sejak saya menjadi kepala sekolah di sini, bangunan kelas sudah seperti ini. Dari dulu sampai sekarang belum ada perubahan atau perbaikan yang berarti,” ujar Zamra.
Keprihatinan serupa disampaikan Ketua Komite SMPN 1 Koto Kampar Hulu, Kasmi. Ia menjelaskan, bangunan sekolah tersebut awalnya didirikan melalui swadaya masyarakat puluhan tahun lalu. Seiring bertambahnya usia, sejumlah bagian bangunan mengalami pelapukan dan dinilai semakin rawan.
Bahkan, pihak sekolah bersama masyarakat pernah bergotong royong merobohkan bagian bangunan yang dianggap berisiko roboh demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Melihat kondisi tersebut, Ahmad berharap Pemkab Kampar, khususnya Disdikpora, tidak menunda penanganan terhadap fasilitas pendidikan yang membutuhkan perbaikan. Ia meminta dinas terkait turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh agar langkah penanganan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Kami sangat berharap pimpinan dapat memberikan perhatian pada bangunan ini beserta fasilitasnya. Kami meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar segera turun ke sini untuk mengidentifikasi kondisi sebenarnya di lapangan, bukan hanya menerima laporan di atas meja,” tegas Ahmad.
Ia menambahkan, pihak kecamatan bersama masyarakat dan majelis guru siap berkolaborasi dalam proses pendataan serta mendukung upaya pembenahan fasilitas sekolah.
Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Kampar, Helmi, memastikan renovasi fisik SMPN 1 Koto Kampar Hulu telah masuk dalam perencanaan anggaran daerah tahun 2027.
“Untuk renovasi bangunan SMPN 1 Koto Kampar Hulu sudah kita anggarkan melalui APBD 2027,” terang Helmi.
Ia menambahkan, Disdikpora sebelumnya telah merealisasikan sejumlah perbaikan fasilitas pendukung di sekolah tersebut, salah satunya pembangunan pagar sekolah.
Dengan telah dianggarkannya renovasi tersebut, masyarakat berharap rencana perbaikan dapat segera direalisasikan sesuai jadwal. Penanganan yang tepat diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang aman dan layak, sehingga siswa maupun guru dapat menjalankan kegiatan belajar mengajar tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap kondisi bangunan.(Ilh)