Gerak Cepat, Bupati Rohil Perintahkan PUPR Intensifkan Normalisasi Drainase
Redaksi - Rokan Hilir
Minggu, 18 Okt 2026 18:22 WIB
BAGANSIAPIAPI (SN) — Genangan air yang sebelumnya terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), mulai berangsur surut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengintensifkan penanganan dengan mengerahkan dua unit alat berat jenis excavator untuk menormalisasi saluran drainase, Minggu (18/10/2016).
Langkah ini dilakukan untuk memperlancar aliran air, terutama pada saluran yang mengalami pendangkalan dan penyumbatan. Normalisasi diharapkan mampu mempercepat surutnya genangan sekaligus mengurangi risiko air mengendap lebih lama di jalan maupun kawasan permukiman saat hujan deras kembali mengguyur.
Dua unit excavator saat ini dioperasikan untuk melakukan pengerukan dan pembenahan saluran drainase di wilayah Kecamatan Bangko. Pekerjaan difokuskan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan agar kapasitas saluran kembali berfungsi optimal dalam menampung dan mengalirkan limpasan air hujan.
Kepala Dinas PUPR Rohil, Khoirul Fahmi, ST, mengatakan penanganan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Rohil, H. Haji Bistamam, agar jajaran terkait bergerak cepat dan terus melakukan upaya penanganan genangan, terutama saat intensitas hujan meningkat.
Menurutnya, normalisasi drainase menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi hambatan aliran air akibat pendangkalan maupun penyumbatan saluran.
Melalui pengerjaan secara bertahap, PUPR Rohil berupaya meningkatkan fungsi jaringan drainase sehingga aliran air lebih lancar dan genangan dapat surut dalam waktu lebih singkat.
Penanganan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Rohil membenahi infrastruktur perkotaan, khususnya sistem drainase yang memiliki peran penting dalam mengendalikan limpasan air hujan.
Pemkab Rohil berharap normalisasi yang terus dilakukan dapat membantu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta mengurangi risiko genangan berulang di sejumlah kawasan Bagansiapiapi.
Namun, upaya tersebut perlu diiringi pemeliharaan drainase secara berkala dan berkelanjutan agar saluran tetap berfungsi optimal, terutama ketika curah hujan tinggi.(Info)