Gubernur Ansar Mulai Pembangunan Dua SMKN Baru di Batam, Perluas Akses Pendidikan Vokasi
Redaksi - Batam
Selasa, 14 Jul 2026 19:16 WIB
BATAM (SN) – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Pada tahun 2026, Pemprov membangun dua Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) baru di Kota Batam, yakni SMKN 13 di Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, dan SMKN 14 di Tanjunguncang, Kecamatan Batu Aji.
Pembangunan kedua sekolah tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, pada Senin (13/7/2026). Kegiatan berlangsung di lokasi pembangunan SMKN 13 Batam dan dihadiri Wakil Ketua III serta anggota DPRD Kepri, Tim Percepatan Pembangunan, jajaran Forkopimda, kepala OPD, Wali Kota Batam, pengawas dan kepala SMA/SMK, serta tokoh masyarakat dan RT/RW Kelurahan Tanjung Buntung.
Gubernur Ansar mengatakan pembangunan dua sekolah baru ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mewujudkan pemerataan layanan pendidikan di Kota Batam.
"Langkah ini juga menjadi solusi atas terus meningkatnya jumlah pendaftar pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027," ujar Ansar.
Ia berharap kehadiran SMKN 13 dan SMKN 14 mampu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia industri.
"Ke depan kita ingin semakin banyak generasi muda Kepri yang memiliki ilmu, kompetensi vokasi, berintegritas, dan mampu bersaing untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang di Kepulauan Riau," katanya.
SMKN 13 Batam dibangun di atas lahan seluas 7.360 meter persegi. Pembangunan tahap awal dianggarkan sebesar Rp4,1 miliar yang bersumber dari APBD Kepri Tahun 2026.
Fasilitas yang dibangun meliputi enam ruang kelas, satu ruang praktik siswa, satu ruang kepala sekolah, serta satu unit toilet dalam bangunan satu lantai. Meski demikian, struktur bangunan telah dirancang menggunakan pondasi tiga lantai sehingga dapat dikembangkan pada tahap berikutnya. Pembangunan ditargetkan rampung dan diresmikan pada November 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, mengatakan pembangunan SMKN 13 merupakan bentuk komitmen Pemprov Kepri bersama Pemerintah Kota Batam dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kecamatan Bengkong.
Meski gedung permanennya masih dalam proses pembangunan, kegiatan belajar mengajar SMKN 13 telah dimulai. Saat ini terdapat 480 siswa yang terbagi dalam 11 rombongan belajar dengan tiga program keahlian, yakni Teknik Pengelasan, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Teknik Elektronika Industri. Untuk sementara, proses pembelajaran masih menginduk di SMAN 8 Batam.
Selain membangun sekolah baru, Gubernur Ansar juga mengungkapkan rencana konversi sejumlah SMA menjadi SMK guna memenuhi tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan vokasi.
Menurutnya, sekitar 62 persen lulusan SMP di Kepri, khususnya di Kota Batam, memilih melanjutkan pendidikan ke SMK.
"Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan tersebut, secara bertahap kita akan mengonversi beberapa SMA menjadi SMK," jelasnya.
Dalam waktu dekat, Pemprov Kepri akan mengubah status SMAN 18 Tembesi, Sagulung menjadi SMKN 15 serta SMAN 29 Tiban, Sekupang menjadi SMKN 16.
"Dengan demikian, ke depan komposisi sekolah di Kepri ditargetkan mencapai 70 persen SMK dan 30 persen SMA," tutup Ansar.(man)