Jasad Diduga Boiko Gulo Ditemukan di Keramba Apung, Identitas Masih Tunggu Forensik
Redaksi - Kampar
Selasa, 25 Agu 2026 11:39 WIB
KAMPAR (SN) — Jasad yang diduga Boiko Gulo, warga yang dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, akhirnya ditemukan setelah 21 hari pencarian. Jasad tersebut ditemukan terhimpit di keramba apung milik warga di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Selasa (25/8/2026).
Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah, S.E., M.Si., M.O.S., membenarkan penemuan jasad tersebut. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga.
“Dugaan sementara jasad yang ditemukan tersebut adalah tubuh Boiko Gulo. Namun, kita belum bisa memastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan forensik. Pihak keluarga juga telah kita hubungi,” ujar Rully.
Meski keluarga telah dihubungi, pihak kepolisian tetap melakukan proses identifikasi dan pemeriksaan terhadap jasad sebelum diserahkan kepada keluarga.
Setelah berhasil dievakuasi, jasad tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang untuk menjalani pemeriksaan identitas dan proses pembersihan.
“Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Bangkinang guna pemeriksaan identitas dan pembersihan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya.
Sebelumnya, Boiko Gulo dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin pada 4 Agustus 2026.
Operasi pencarian terhadap Boiko Gulo kemudian resmi dihentikan pada Senin (10/8/2026). Namun, setelah 21 hari sejak korban dilaporkan hilang, jasad yang diduga merupakan Boiko akhirnya ditemukan di sekitar keramba apung milik warga di Desa Persiapan Pulau Belimbing.
Kepastian identitas jasad tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi forensik.(ilh)