Kampar-Karimun Saling Jajaki Potensi, Dari Pertanian hingga Perdagangan dan Investasi
Redaksi - Kabupaten Karimun
Sabtu, 03 Okt 2026 13:34 WIB
KARIMUN (SN) — Hubungan silaturahmi dan peluang kerja sama antardaerah terus diperkuat. Hal itu terlihat saat Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun Dr. Sularno menyambut hangat kedatangan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT., dan Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., beserta rombongan di Kediaman Dinas Bupati Karimun, Tanjung Balai Karimun, Sabtu (3/10/2026).
Pertemuan kedua kepala daerah tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi ruang untuk saling memperkenalkan potensi daerah sekaligus membahas peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan.
Bupati Karimun Ing. H. Iskandarsyah menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bupati Kampar beserta rombongan. Ia juga memperkenalkan sejumlah potensi yang dimiliki Kabupaten Karimun dengan tagline “Melaju dengan Harmoni.”
Menurut Iskandarsyah, hubungan antara Karimun dan Kampar selama ini telah terjalin dengan baik. Kedekatan tersebut tidak hanya dalam hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga terasa di tengah masyarakat.
Bahkan, masyarakat Karimun disebut cukup akrab dengan berbagai potensi kuliner khas Kampar, salah satunya masakan ikan baung.
“Selamat datang di Kabupaten Karimun. Kami sangat mengenal dan akrab dengan Kampar. Salah satunya kami menyukai masakan khas Kampar, terutama ikan baung,” ujar Iskandarsyah.
Lebih lanjut, Iskandarsyah menjelaskan, Kabupaten Karimun memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi daerah. Dengan jumlah penduduk sekitar 276.650 jiwa, perekonomian Karimun ditopang berbagai sektor potensial, seperti pertambangan, industri, kelautan dan kemaritiman.
Letak Karimun yang berada di jalur perdagangan internasional juga menjadi keunggulan tersendiri. Kondisi geografis tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan konektivitas, perdagangan, investasi hingga kerja sama dengan berbagai daerah.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Karimun terus membangun hubungan dan kerja sama dengan sejumlah kabupaten/kota, terutama daerah yang memiliki potensi serta kepentingan pembangunan yang dapat saling mendukung.
“Kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai kabupaten tetangga terkait beberapa poin dalam mendukung pembangunan di berbagai bidang,” jelasnya.
Ahmad Yuzar: Karimun Punya Posisi Strategis
Sementara itu, Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Karimun. Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Yuzar didampingi Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Kampar.
Ahmad Yuzar menilai Karimun merupakan salah satu daerah yang memiliki posisi sangat strategis. Letaknya yang berada dekat dengan Singapura dan Kota Batam menjadi kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta pengembangan berbagai sektor pembangunan.
“Karimun merupakan salah satu kabupaten yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Singapura dan juga sangat dekat dengan Kota Batam. Posisi ini tentu memberikan peluang besar bagi pengembangan ekonomi dan berbagai sektor pembangunan,” ujar Ahmad Yuzar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar juga memaparkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Kampar. Menurutnya, Kampar memiliki kekuatan ekonomi yang cukup beragam, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pertambangan hingga industri.
Keberagaman potensi tersebut, kata Ahmad Yuzar, merupakan modal penting bagi Kampar untuk terus memperkuat perekonomian daerah sekaligus membuka peluang kerja sama dengan daerah lain.
Ia berharap pertukaran pengalaman, informasi dan potensi antardaerah dapat memberikan manfaat nyata, baik dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat maupun percepatan pembangunan.
Bahas Peluang Kolaborasi Kampar-Karimun
Pertemuan kedua kepala daerah tersebut juga diisi dengan jamuan pagi dan diskusi bersama. Pembahasan diarahkan pada berbagai peluang dan tantangan pembangunan, sekaligus menggali potensi kerja sama yang dapat dikembangkan antara Kabupaten Kampar dan Kabupaten Karimun.
Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi dapat menjadi awal dari penguatan kolaborasi antardaerah.
Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada berbagai sektor potensial, mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, industri, kelautan dan kemaritiman hingga bidang pembangunan lainnya.
Dengan karakteristik dan keunggulan masing-masing daerah, Kampar dan Karimun dinilai memiliki peluang untuk saling melengkapi serta membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat kedua daerah.
Pertemuan tersebut pun menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarpemerintah daerah sekaligus memperluas jejaring kerja sama demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.(Ilh)