Aklamasi! Agus Risna Saputra Resmi Pimpin Golkar Kampar, Siap Perkuat Konsolidasi hingga Desa
Redaksi - Politik
Senin, 21 Sep 2026 15:02 WIB
KAMPAR (SN) — Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Kampar resmi dibuka dan menetapkan Agus Risna Saputra sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kampar secara aklamasi.
Musda yang digelar di Stanum Resort, Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (21/9/2026), menjadi momentum pergantian kepemimpinan DPD II Partai Golkar Kampar setelah masa kepengurusan sebelumnya berakhir.
Dalam proses pencalonan, salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bakal calon ketua yakni pernah menjadi pengurus Partai Golkar di tingkat kabupaten atau kecamatan sekurang-kurangnya selama satu periode.
Ketua DPD II Partai Golkar Kampar sebelumnya, Repol, mengatakan Musda merupakan proses organisasi yang harus dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
“Ini prosesi normal di Golkar. AD/ART mengharuskan ada proses Musda untuk mengganti ketua. Karena masa kepengurusan kami sudah selesai, otomatis harus ada Musda,” ujar Repol.
Ia berharap kepemimpinan baru di bawah Agus Risna Saputra dapat melanjutkan upaya membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Kampar.
Menurut Repol, salah satu kunci utama yang harus dilakukan pengurus baru adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat desa.
“Kunci utama itu konsolidasi. Mulai dari pembentukan pengurus sampai ke tingkat desa. Yang masih konsisten dan solid dipertahankan, sementara yang sudah pindah haluan tentu harus diganti. Yang penting seluruh desa terisi kepengurusannya,” katanya.
Selain konsolidasi internal, Repol juga mendorong Partai Golkar memperbanyak agenda yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting untuk membangun kembali simpati terhadap Partai Golkar.
“Harus banyak agenda ke masyarakat, sehingga masyarakat bersimpati dan Golkar diperhatikan. Pengurus harus mendekati masyarakat melalui program-program partai, termasuk kegiatan sosial yang bermanfaat,” jelasnya.
Repol Pilih Fokus Keluarga
Terkait tidak mencuatnya nama Repol dalam bursa kandidat ketua, ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui pembicaraan panjang dengan keluarga, kader, maupun pengurus di tingkat provinsi.
Repol mengaku sebelumnya masih mendapat dukungan dari mayoritas kader, bahkan telah memperoleh restu dari pengurus Partai Golkar tingkat provinsi dan DPP untuk kembali memimpin.
Namun, setelah mempertimbangkan berbagai hal, ia memutuskan tidak kembali maju dan memilih fokus kepada keluarga.
“Mayoritas masih menginginkan saya menjadi ketua, provinsi dan DPP juga sudah memberikan restu. Tapi setelah diskusi dengan keluarga, kawan-kawan dan provinsi, akhirnya kami mengambil sikap untuk tidak maju lagi. Saya ingin fokus dulu dengan keluarga,” ungkapnya.
Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua, Repol memastikan dirinya tetap berkomitmen terhadap Partai Golkar.
“Insyaallah tetap komit. Kalau diminta membantu oleh Golkar, tentu saya siap. Karena Golkar ini rumah kita yang kedua,” tegasnya.
Agus Risna Siap Lanjutkan Konsolidasi
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kampar terpilih, Agus Risna Saputra, menyampaikan apresiasi kepada para senior Partai Golkar yang selama ini telah membangun dan membesarkan partai di Kabupaten Kampar.
Ia menyebut kepemimpinan Repol sebelumnya telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Partai Golkar di Kampar.
“Kita tentu berkaca kepada senior-senior. Mereka sudah bekerja sangat baik dan peningkatannya luar biasa. Kami akan tetap belajar kepada para senior, salah satunya Bang Repol,” ujar Agus.
Menurutnya, loyalitas, waktu, tenaga dan pikiran yang telah dicurahkan Repol untuk Partai Golkar menjadi teladan yang akan diteruskan oleh kepengurusan baru.
“Kita ingin meningkatkan lagi lebih dari yang sudah dilakukan. Harapan Bang Repol juga bagaimana konsolidasi ditingkatkan sampai ke desa, mendekati masyarakat dan membuat program yang mengacu kepada kebutuhan masyarakat,” katanya.
Agus menegaskan, tugas utama kepengurusan baru adalah membesarkan Partai Golkar agar kembali menjadi partai yang kuat dan berjaya di Kabupaten Kampar.
“Yang pertama tentu membesarkan Partai Golkar lebih besar lagi. Kita harus bekerja sama dengan seluruh kader Golkar untuk membesarkan partai ini supaya berjaya seperti dulu,” ujarnya.
Pasca-Musda, Agus mengatakan pihaknya akan segera membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru.
“Dalam satu minggu ini insyaallah kita akan membentuk formatur kepengurusan. Setelah itu baru kita susun program-program kerja ke depan,” jelasnya.
Agus sendiri bukanlah kader baru di tubuh Partai Golkar. Ia mengaku telah menjalani proses kaderisasi dan berorganisasi mulai dari tingkat kecamatan hingga menjadi Wakil Ketua Bidang di DPD II Partai Golkar Kabupaten Kampar.
Terkait dinamika politik internal Partai Golkar dan kemungkinan dampaknya terhadap posisi politik di DPRD Kampar, Agus memilih menyerahkan semuanya kepada dinamika politik yang berjalan.
“Kalau itu tidak bisa dikatakan seperti itu. Kita mengalir apa adanya saja,” pungkasnya.(Ilh)