Kualitas Udara Kampar Masih Sedang, Kelompok Sensitif Diminta Batasi Aktivitas Luar Ruangan
Redaksi - Kampar
Senin, 24 Agu 2026 13:00 WIB
KAMPAR (SN) — Kondisi kualitas udara di Kabupaten Kampar, Riau, berdasarkan pemantauan melalui situs resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), berada dalam kategori Sedang.
Data pemantauan pada stasiun Kabupaten Kampar Bangkinang, KLH/BPLH yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai Nomor 1, Langgini, Kecamatan Bangkinang, menunjukkan parameter kritis PM2,5 berada pada angka 76 dan ditandai dengan warna biru.
Dalam klasifikasi ISPU, angka 51–100 masuk kategori Sedang. Artinya, tingkat kualitas udara masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan.
Meski demikian, kelompok sensitif tetap dianjurkan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan. Sementara itu, masyarakat secara umum masih dapat melakukan aktivitas di luar ruangan.
ISPU merupakan angka tanpa satuan yang menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu berdasarkan dampaknya terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, serta makhluk hidup lainnya. Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2020.
Parameter yang digunakan dalam penghitungan ISPU meliputi partikulat PM10, PM2,5, karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), ozon (O3), dan hidrokarbon (HC).
Adapun kategori ISPU terdiri atas lima tingkatan, yakni Baik dengan angka 0–50, Sedang 51–100, Tidak Sehat 101–200, Sangat Tidak Sehat 201–300, dan Berbahaya pada angka 301 ke atas.
Dengan angka PM2,5 sebesar 76, kondisi udara di wilayah pemantauan Bangkinang saat data tersebut dipantau masih berada pada kategori Sedang. Masyarakat tetap diimbau memantau perkembangan kualitas udara, terutama apabila terjadi peningkatan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Informasi kualitas udara dapat dipantau secara berkala melalui situs resmi ISPU Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengetahui perubahan kondisi udara di Kabupaten Kampar. (Ilh)