Pascakebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak
Redaksi - Rokan Hilir
Rabu, 14 Okt 2026 18:15 WIB
ROKAN HILIR (SN) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) menyalurkan bantuan darurat kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Yahya Tatoe, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, Rabu (14/10/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan beban korban pascakebakaran.
Penyerahan bantuan dilakukan atas nama Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, oleh Inspektur Daerah Kabupaten Rokan Hilir, H. Sarman Syahroni, ST., M.IP., CGCAE, yang hadir mewakili bupati. Kegiatan itu turut didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohil.
Dalam kesempatan tersebut, Sarman menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warga Kelurahan Bagan Barat. Ia menegaskan, pemerintah daerah berupaya hadir memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, kami turut prihatin yang mendalam atas musibah kebakaran ini. Setiap musibah adalah ujian dari Tuhan Yang Maha Esa. Semoga seluruh korban diberikan ketabahan dan kekuatan. Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian pemerintah daerah untuk sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sini,” ujar Sarman.
Salurkan Sembako hingga Perlengkapan Darurat
Bantuan yang disalurkan Pemkab Rohil meliputi sembako, selimut, kasur, pakaian layak pakai, serta terpal untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa tanggap darurat dan pemulihan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu korban memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi keluarga yang kehilangan atau mengalami kerusakan barang-barang kebutuhan pokok akibat kebakaran.
Musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga memaksa warga menghadapi tantangan untuk kembali menata kehidupan. Dalam kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu aspek penting dalam penanganan pascabencana.
Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk dukungan awal pemerintah daerah bagi masyarakat terdampak. Namun, proses pemulihan selanjutnya tetap perlu memperhatikan tingkat kerusakan yang dialami setiap keluarga serta kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi.
Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya meringankan beban warga dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat Bagan Barat setelah musibah kebakaran.(Ilh)