Tokoh Muda Kampar Kiri Minta Pemkab Tinjau Rehabilitasi Jembatan Sungai Sarik-ubuk Agung
Redaksi - Kampar
Rabu, 17 Jun 2026 13:35 WIB
KAMPAR (SN) – Tokoh muda Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Redo Antoni Sandra, meminta Pemerintah Kabupaten Kampar turun langsung meninjau kondisi jembatan yang saat ini sedang direhabilitasi. Ia menilai kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Menurut Redo, anggaran rehabilitasi yang dialokasikan untuk proyek tersebut dinilai masih terbatas jika dibandingkan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur yang lebih layak dan permanen. Ia khawatir hasil pekerjaan yang dilakukan hanya bersifat sementara dan tidak mampu bertahan lama.
“Jembatan ini memiliki peran yang sangat penting sebagai akses keluar-masuk masyarakat sekaligus jalur penunjang aktivitas perekonomian warga. Karena itu, pembangunan infrastruktur di lokasi ini seharusnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah,” ujarnya, Rabu (17/6/2026).
Redo juga menyoroti kondisi jembatan yang masih menggunakan lantai kayu. Dengan material tersebut, ia memperkirakan kerusakan berpotensi kembali terjadi dalam waktu yang tidak terlalu lama, mengingat tingginya intensitas penggunaan oleh masyarakat setiap hari.
“Kalau hanya dilakukan rehabilitasi dengan kondisi seperti sekarang, besar kemungkinan dalam beberapa bulan atau satu tahun ke depan akan mengalami kerusakan lagi,” katanya.
Ia berharap pemerintah tidak menjadikan efisiensi maupun defisit anggaran sebagai alasan untuk mengabaikan kebutuhan infrastruktur yang dinilai mendesak. Menurutnya, masyarakat membutuhkan fasilitas yang benar-benar layak, aman, dan mampu digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
Selain itu, Redo meminta pemerintah mempertimbangkan pembangunan jembatan yang lebih permanen agar anggaran yang dikeluarkan tidak terus-menerus terserap untuk pekerjaan yang sama.
“Harapan kami, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga, sehingga perlu dibangun dengan kualitas yang baik dan berkelanjutan,” tegasnya.
Diketahui, jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan Desa Sungai Sarik dengan Desa Lubuk Agung, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Keberadaannya menjadi urat nadi mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi warga di kedua desa tersebut.(ilh)