Gerak Cepat Polsek Tapung, SDN 007 Sungai Agung yang Viral Mulai Dibedah dan Dibenahi
Redaksi - Kampar
Kamis, 24 Sep 2026 19:28 WIB
KAMPAR (SN) — Kondisi SDN 007 Sungai Agung Lokal Jauh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, yang viral di media sosial mendapat perhatian serius dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kampar.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K. melalui Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang Dewanto, S.H., bersama personel turun langsung ke sekolah tersebut untuk melihat kondisi bangunan sekaligus melakukan pembenahan.
Bambang mengatakan, pihaknya telah mendatangi sekolah tersebut sejak Minggu untuk melihat langsung kondisi dan situasi sekolah. Perbaikan kemudian mulai dilakukan dan saat ini telah memasuki hari kedua.
“Begitu viral dikirim ke kami, segera ditindaklanjuti,” ujar Bambang, Kamis (24/9/2026).
Ia menjelaskan, pembenahan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi bahwa anggaran renovasi sekolah akan dialokasikan melalui APBD Perubahan. Sambil menunggu proses penganggaran tersebut, pihak kepolisian berinisiatif melakukan pembenahan agar para siswa dapat kembali belajar dengan lebih nyaman.
Sejumlah bagian sekolah yang diperbaiki meliputi dinding, lantai, dan plafon. Bagian teras sekolah juga akan dibenahi.
“Dinding, terus nanti lantai, terus plafon. Di sini kan tidak ada plafon, kita pasang plafon. Nanti teras ini juga kita baguskan,” katanya.
Kapolsek Tapung menargetkan pekerjaan pembenahan tersebut dapat rampung dalam pekan ini. Perbaikan dilakukan untuk menciptakan ruang belajar yang lebih layak dan nyaman bagi para siswa.
“Harapan kami tentunya masyarakat bisa membantu agar anak-anak bisa menimba ilmu dengan baik. Mereka ini anak bangsa, penerus kita,” ujarnya.
Selain kondisi bangunan, Bambang juga memberikan apresiasi kepada para guru yang selama ini tetap mengajar di sekolah tersebut.
Ia menyebut, terdapat dua orang guru yang harus menangani enam tingkat kelas dengan jumlah sekitar 17 siswa. Para guru tersebut juga mengajar berbagai mata pelajaran, mulai dari Bahasa Indonesia, Matematika hingga Bahasa Inggris.
“Ini sungguh luar biasa. Mereka hanya berdua, tetapi belajarnya digabung. Beliau juga mengajar Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Indonesia. Semuanya diborong. Ini sangat luar biasa,” ungkapnya.
Bambang juga mengajak masyarakat, khususnya para alumni yang pernah menimba ilmu di sekolah tersebut dan kini telah berhasil, untuk ikut memberikan perhatian dan bantuan sesuai kemampuan.
“Kami harap yang sudah pernah berhasil dari sekolah ini, kalau bisa sumbanglah, bantulah apa kekurangannya. Nanti kami juga akan usahakan. Di sini panas, kita usahakan kipas angin juga supaya anak-anak nyaman lagi,” pungkasnya.(Ilh)