HUT ke-62 Sulut, Yayasan Insan Pancasila Gelar Sulut Bersyukur dan Berbagi

Redaksi - Kota manado

MANADO (SN) — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Utara, Yayasan Pengembangan Pendidikan Insan Pancasila menggelar kegiatan “Sulut Bersyukur dan Berbagi” di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Minggu (27/09/2026).

Kegiatan tersebut mengusung semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial. Sejumlah lanjut usia (lansia), janda, serta anak-anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan doa yang dipimpin Pdt. Alvie Kantohe, S.Th., kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Mewakili panitia, Wakil Ketua Panitia Ps. Waldakris Tangkilisan, M.Th., mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara sebagai sarana memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menjadi seperti lilin yang menerangi Sulawesi Utara, menggiring masyarakat pada jalan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta menyambut HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara dengan penuh sukacita,” ujarnya.

Sebagai wujud kepedulian sosial, panitia juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para lansia, janda, dan anak-anak yatim piatu yang hadir.

Ketua Panitia kegiatan ini adalah Albert Liberty Tewu, S.Sos., dengan Pdt. Dr. Mikhael H. Lumanauw, S.H., M.Th., selaku Pembina Yayasan. Sementara Ronald Lambey, S.T., S.Th., dipercaya sebagai Sekretaris Panitia.

Pdt. Dr. Mikhael H. Lumanauw mengatakan, sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Sulawesi Utara, dirinya merasa bangga menjadi bagian dari daerah tersebut. Rasa syukur itu kemudian diwujudkan melalui ibadah syukur sekaligus kegiatan berbagi kepada masyarakat.

“Kami ingin ibadah syukur ini menjadi milik seluruh masyarakat Sulawesi Utara, bukan hanya umat Kristen, tetapi juga dihadiri oleh saudara-saudara dari agama lain. Hal ini sejalan dengan semangat Yayasan Pengembangan Pendidikan Insan Pancasila, khususnya implementasi sila ketiga, Persatuan Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, keberagaman bukan menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Sebaliknya, perbedaan dapat menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Sulawesi Utara.

Melalui kegiatan “Sulut Bersyukur dan Berbagi”, Yayasan Pengembangan Pendidikan Insan Pancasila berharap semangat persatuan, toleransi, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Momentum HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Utara pun diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan semangat persatuan dalam keberagaman. (Vel)