Jaga Marwah Adat Kampar, Ahmad Yuzar Dorong Penguatan Tali Bapilin Tigo, Tigo Tungku Sajoghangan
Redaksi - Kampar
Selasa, 13 Okt 2026 10:14 WIB
BANGKINANG KOTA (SN) — Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., menerima audiensi Ketua Lembaga Adat Kampar (LAK) terpilih, H. Marwas Dt. Bosau, bersama jajaran pengurus. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku adat dalam menjaga marwah adat istiadat serta mewujudkan Kabupaten Kampar yang aman, nyaman, sejuk, dan harmonis.
Dalam pertemuan itu, Bupati Ahmad Yuzar menyampaikan ucapan selamat kepada H. Marwas Dt. Bosau yang terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Besar (Mubes) LAK. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat pembinaan terhadap ninik mamak, melestarikan adat istiadat, serta membimbing anak kemenakan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kampar tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan, nasihat, dan masukan dari ninik mamak. Mari kita berjalan bersama membangun Kampar agar tetap aman, nyaman, sejuk, dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat,” ujar Ahmad Yuzar, Senin (12/10/2026).
Ia juga menegaskan pentingnya mengamalkan falsafah adat Tali Bapilin Tigo dan Tigo Tungku Sajoghangan sebagai landasan dalam membangun kebersamaan, persatuan, dan kerja sama di tengah masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pemangku adat, ulama, dan seluruh elemen masyarakat merupakan kunci untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan sosial di Kabupaten Kampar.
Sementara itu, Ketua LAK terpilih, H. Marwas Dt. Bosau, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga adat dan membangun kerja sama yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Ia juga memohon bimbingan serta tunjuk ajar Bupati Kampar sebagai Payung Panji Adat Kampar dalam menjalankan amanah kepengurusan LAK periode 2026–2030. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting agar lembaga adat dapat menjalankan fungsinya secara optimal dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya daerah.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris LAK, Khairunnas Dt. Majo Sinaro, menyampaikan bahwa prosesi penobatan Ketua LAK direncanakan berlangsung pada 25 Oktober 2026. Pihaknya berharap Bupati Kampar dapat hadir dalam kegiatan tersebut sebagai Payung Panji Adat Kampar.
Turut mendampingi Bupati Kampar dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdhal, S.T., M.T., Kepala Bidang Kebudayaan Admiral, S.P., M.Si., serta sejumlah ninik mamak dan pengurus LAK.(Adv)