Misharti Dorong Perempuan Tapung Berdaya, Paham PKDRT dan Mampu Ciptakan Peluang Usaha
Redaksi - Kampar
Kamis, 08 Okt 2026 11:26 WIB
TAPUNG (SN) — Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., mendorong kaum perempuan di Kecamatan Tapung untuk terus meningkatkan kapasitas, keterampilan dan kemandirian, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam mendukung perekonomian.
Hal itu disampaikan Misharti saat membuka Sosialisasi Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT) sekaligus Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring yang digelar di Aula Kantor Camat Tapung, Kabupaten Kampar.
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar tersebut mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera, Kampar di Hati.”
Turut hadir Camat Tapung Yorin Efendi, S.STP., M.H., jajaran pengurus Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar, serta narasumber Mardoni.
Dalam sambutannya, Camat Tapung Yorin Efendi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Bupati Kampar sekaligus dukungan terhadap berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan pemberdayaan perempuan di Kecamatan Tapung.
Sementara itu, Misharti menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan dan ekonomi keluarga. Karena itu, perempuan perlu dibekali keterampilan sekaligus pemahaman mengenai hak dan perlindungan diri.
“Perempuan harus memiliki keterampilan dan kapasitas yang cukup untuk membantu perekonomian keluarga. Selain itu, ibu-ibu juga harus memahami hak dan perlindungan diri, termasuk ketika menghadapi kekerasan dalam rumah tangga. Ibu-ibu tidak sendiri,” ujar Misharti.
Menurutnya, pemberdayaan perempuan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan keterampilan, tetapi juga bagaimana perempuan mampu melihat potensi di sekitarnya untuk dikembangkan menjadi peluang ekonomi.
Misharti pun mendorong peserta untuk mengembangkan berbagai produk kreatif dan UMKM, mulai dari kerajinan, buket bunga hingga produk rumah tangga yang memiliki nilai jual.
Produk-produk tersebut, kata dia, dapat dipasarkan melalui Rumah Galeri UMKM Pusdatin Puanri Kabupaten Kampar. Keberadaan galeri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat pemasaran produk UMKM, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Kampar.
Misharti menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya memperkuat sektor UMKM melalui berbagai dukungan, termasuk permodalan. Pemkab Kampar juga tengah mendorong rencana subsidi bunga bagi pelaku UMKM serta program SEHATI UMKM melalui fasilitasi sertifikasi halal.
“Ini semua kita lakukan agar UMKM dan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Kampar terus bergerak dan berkembang. Perempuan berdaya akan memperkuat ekonomi keluarga dan masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi dan pelatihan semata. Peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai UU PKDRT serta praktik pembuatan sabun cuci piring. Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu keterampilan produktif yang dapat dikembangkan peserta sebagai usaha rumahan untuk menambah pendapatan keluarga.(Ilh)