Misharti Perkuat Sinergi dengan BGN, Pastikan Program MBG di Kampar Tepat Sasaran
Redaksi - Kampar
Selasa, 13 Okt 2026 16:32 WIB
KAMPAR (SN) — Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal, tepat sasaran, serta memenuhi standar keamanan dan kualitas gizi. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi dan Sinergitas Pemerintah Daerah dan Badan Gizi Nasional dalam Mengawal Implementasi Program Makan Bergizi yang digelar di Balai Bupati Kampar, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Kampar sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Plt Kadis Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Kampar Helmi, Asisten III Setda Kampar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yulisman yang juga menjabat Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Kampar, para kepala bidang Dinas Ketahanan Pangan, KPPG Korwil Kampar, kepala SPPG se-Kabupaten Kampar, jajaran mitra kerja, pihak yayasan, serta perwakilan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Dalam arahannya, Misharti menegaskan bahwa sosialisasi dan konsolidasi tersebut menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari kelancaran distribusi makanan, tetapi juga dari kualitas, keamanan, dan kandungan gizi yang diterima para penerima manfaat.
“Tujuan utama kita hari ini adalah menyamakan persepsi. Kita harus memiliki pemahaman yang selaras bahwa makanan yang didistribusikan kepada anak-anak kita wajib memenuhi standar yang ketat, sehat, aman dikonsumsi, dan memiliki kandungan gizi yang bermutu,” tegas Misharti.
Ia menekankan, seluruh pelaksana program MBG di Kabupaten Kampar harus memberikan perhatian serius terhadap ketentuan dan regulasi terbaru yang diterbitkan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional.
Seiring dengan adanya pembaruan aturan tersebut, seluruh unsur pelaksana, mulai dari satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), mitra kerja, hingga yayasan, diminta segera menyesuaikan mekanisme operasional di lapangan agar pelaksanaan program tetap berjalan sesuai ketentuan.
Misharti juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan, mulai dari penyediaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga proses pendistribusian kepada penerima manfaat.
Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, BGN, pengelola SPPG, mitra, yayasan, dan pihak terkait lainnya merupakan kunci untuk meminimalkan kendala sekaligus menjaga mutu layanan program MBG.
“Melalui sinergi yang kuat, kita ingin memastikan program MBG di Kabupaten Kampar tidak hanya berjalan sesuai SOP, tetapi juga benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda kita,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara terkoordinasi, tertib administrasi, dan berkelanjutan. Dengan pengawasan serta kepatuhan terhadap standar yang berlaku, program nasional tersebut diharapkan mampu mendukung pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa di Kabupaten Kampar.(Ilh)