Usai Agenda di Pekanbaru, Misharti Langsung Cek Dapur dan Distribusi MBG di Tapung

Redaksi - Kampar

KAMPAR (SN) — Tak ingin pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa pengawasan, Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., turun langsung ke Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Rabu (7/10/2026).

Misharti yang juga dipercaya sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Kampar, memimpin monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan program tersebut benar-benar berjalan sesuai ketentuan dan menyentuh masyarakat yang menjadi sasaran.

Langkah itu dilakukan setelah Misharti menyelesaikan agenda di Pekanbaru, yakni menghadiri wisuda STAI Al-Azhar serta melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau.

Di Desa Karya Indah, Misharti bersama jajaran Satgas MBG melihat langsung pelaksanaan program, termasuk proses penyediaan hingga pendistribusian makanan kepada penerima manfaat.

Bagi Pemkab Kampar, pengawasan di lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan program MBG tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi juga memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.

Misharti menegaskan, evaluasi secara berkala diperlukan untuk menemukan persoalan sejak dini. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari kualitas bahan pangan, kebersihan pengolahan, keamanan makanan hingga ketepatan data penerima manfaat.

“Program ini harus kita kawal bersama agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat. Monitoring dan evaluasi menjadi langkah penting untuk memastikan MBG berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” ujar Misharti.

Ia menambahkan, pengawasan bukan semata-mata untuk mencari kekurangan dalam pelaksanaan program, melainkan memastikan setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dan diperbaiki.

Dalam kunjungan tersebut, Misharti didampingi Asisten II Setda Kampar Drs. Muhammad, M.Si., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Zulhendra Das'at, serta jajaran instansi terkait.

Pemkab Kampar memastikan monitoring terhadap pelaksanaan MBG akan dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah ingin program tersebut berjalan konsisten, aman, tepat sasaran dan memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Dengan pengawasan langsung hingga ke tingkat desa, Pemkab Kampar berharap program MBG dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat di daerah tersebut.